Pemerintahan

Fadhlullah Ajak Warga Ramaikan Penutupan Aceh Ramadhan Festival dan Malam Nuzulul Qur’an

  • Administrator
  • Kamis, 05 Maret 2026
  • menit membaca
  • 9x baca
Fadhlullah Ajak Warga Ramaikan Penutupan Aceh Ramadhan Festival dan Malam Nuzulul Qur’an

 

BANDA ACEH –VOA.net_ Pemerintah Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan penutupan Aceh Ramadhan Festival yang dirangkai dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut akan digelar pada Jumat, 6 Maret 2026, di Masjid Raya Baiturrahman.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan bahwa Aceh Ramadhan Festival yang berlangsung sejak 1 Maret itu direncanakan akan ditutup langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Insya Allah, besok Bapak Mendagri akan menutup secara resmi Aceh Ramadhan Festival pada sore hari, yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Sejumlah menteri juga dijadwalkan hadir untuk merasakan langsung semarak Ramadhan di Bumi Serambi Mekkah,” ujar Fadhlullah.

Selain Mendagri, sejumlah pejabat kementerian turut diagendakan hadir untuk memeriahkan momentum tersebut, sekaligus memperkuat dukungan pusat terhadap pengembangan syiar Islam dan ekonomi kreatif berbasis religi di Aceh.

Fadhlullah yang akrab disapa Dek Fad menegaskan, penutupan festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum kebersamaan dan penguatan nilai spiritual masyarakat Aceh.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Banda Aceh dan Aceh Besar, untuk hadir dan bersama-sama meramaikan penutupan Aceh Ramadhan Festival yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan peringatan Malam Nuzulul Qur’an,” ujarnya.

Panitia menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan menarik, termasuk atraksi budaya khas Aceh dan parade idang atau hidangan berbuka yang disediakan bagi ribuan masyarakat. Selain itu, bubur pedas (ie bu peudah peudah) dan bubur kanji (ie bu kanji) juga akan dibagikan secara gratis.

Di area lapangan parkir depan masjid, turut disediakan stan kuliner berbayar yang melibatkan pelaku UMKM dari Banda Aceh dan Aceh Besar, sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi lokal selama Ramadhan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, Pemerintah Aceh berharap penutupan Aceh Ramadhan Festival menjadi momentum religius sekaligus penguatan identitas Aceh sebagai daerah yang konsisten menghidupkan syiar Islam dalam balutan budaya dan ekonomi kreatif. []

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar