Pemerintahan

Pembangunan Wahana Manasik Pesawat Boeing 737 Pertama di Indonesia

  • Administrator
  • Minggu, 22 Februari 2026
  • menit membaca
  • 12x baca
Pembangunan Wahana Manasik Pesawat Boeing 737 Pertama di Indonesia

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meninjau progres pembangunan pesawat Boeing 737 nonoperasional yang ditempatkan di kawasan Asrama Haji Aceh, Sabtu (31/1/2026). 

Pesawat tersebut dipersiapkan sebagai wahana simulasi perjalanan udara bagi calon jamaah haji dan umrah, serta digadang menjadi wahana manasik pesawat pertama di Indonesia.

Wakil Gubernur Aceh menyampaikan bahwa pembangunan wahana ini memiliki nilai historis tersendiri, mengingat Aceh memiliki peran penting dalam sejarah penerbangan nasional melalui pengorbanan para pendahulu demi kemerdekaan dan kemajuan Indonesia.

Selain bernilai historis, keberadaan wahana ini diharapkan dapat membantu calon jamaah haji dan umrah, khususnya jamaah lanjut usia serta mereka yang belum memiliki pengalaman naik pesawat, agar lebih siap secara mental dan teknis sebelum keberangkatan.

“Ke depan, seluruh jamaah umrah dari Aceh akan dipusatkan di Asrama Haji. Manasik dilaksanakan di sini, pemeriksaan x-ray di sini, cap paspor di sini, kemudian jamaah langsung menuju bandara. Dengan sistem ini, jamaah umrah dari Aceh bisa merasakan pengalaman yang terintegrasi seperti jamaah haji,” ujar Fadhlullah.

Skema pelayanan terpadu tersebut dinilai mampu menghemat waktu serta memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi jamaah, terutama jamaah lansia.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Aceh juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat dalam peningkatan kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah di Aceh.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia wilayah Aceh, Nano Setiawan, menyampaikan bahwa wahana pesawat Boeing 737 tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi jamaah umrah. 

Ia berharap calon jamaah dapat memanfaatkan fasilitas Asrama Haji Aceh yang kini semakin lengkap dan representatif sebagai pusat persiapan keberangkatan.

Selain sebagai sarana edukasi ibadah, wahana pesawat ini juga diproyeksikan menjadi daya tarik baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Asrama Haji Aceh.

Peninjauan tersebut turut dihadiri General Manager Garuda Indonesia Aceh Nano Setiawan, Kepala UPT Asrama Haji Aceh Irsyadi, S.E., Ak., M.Si., serta perwakilan vendor pembangunan dari PT Naka Avia Sakti, Sukandar.[ADV]

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar