VOA. Net_Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DP2KP) bersiap menggelar Pasar Tani di Taman Bustanul Salatin atau yang lebih dikenal dengan Taman Sari, Banda Aceh, pada 27–28 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan produsen pangan dengan konsumen sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.
Pasar Tani tersebut direncanakan menghadirkan beragam komoditas, mulai dari hasil pertanian segar, daging, bahan kebutuhan pokok, hingga gas LPG. Kehadiran berbagai kebutuhan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi keperluan rumah tangga tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.
Selain memberikan kemudahan bagi konsumen, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi petani dan pelaku usaha pangan lokal untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.
Dekatkan Petani dengan Konsumen
Pasar Tani bukan sekadar tempat berbelanja, melainkan juga menjadi sarana untuk mempertemukan petani dan masyarakat dalam rantai distribusi pangan yang lebih dekat.
Melalui kegiatan ini, produk pertanian dapat dipasarkan secara langsung kepada konsumen sehingga diharapkan mampu memperluas akses pemasaran bagi petani lokal.
Selama ini, distribusi hasil pertanian kerap melibatkan sejumlah tahapan sebelum sampai ke tangan konsumen. Dengan membuka ruang pemasaran langsung, Pasar Tani berpotensi memperpendek rantai distribusi sekaligus menciptakan peluang harga yang lebih kompetitif.
Masyarakat pun memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat hasil pertanian lokal dan berbagai produk pangan yang dihasilkan oleh pelaku usaha di daerah.
Langkah tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi petani dan pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan dari sektor pangan.
Sediakan Beragam Kebutuhan Rumah Tangga
masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung petani dan pelaku usaha lokal.
Masyarakat yang ingin berbelanja disarankan memantau informasi resmi dari DP2KP Kota Banda Aceh mengenai jam operasional, daftar komoditas, harga, serta ketentuan pembelian apabila ada.
Kejelasan informasi tersebut penting agar warga dapat merencanakan kunjungan dan mengetahui kebutuhan yang tersedia selama kegiatan berlangsung.
Melalui penyelenggaraan Pasar Tani ini, diharapkan hubungan antara petani, pelaku usaha pangan, dan konsumen semakin kuat. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut diharapkan turut memperluas akses masyarakat terhadap pangan serta mendorong pemasaran produk lokal di Kota Banda Aceh.{ADV)
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar