Lambaro -VOA.net_ Ditengah sikap dingin dan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap persoalan mendasar masyarakat, tetiba muncul sosok Camat Kuta Baro Zahrul Fuadi.
Dikatakan, ia merespon cepat persoalan jalan berlubang yang diadukan masyarakat yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Setelah menerima keluhan itu, pihaknya terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk memetakan titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.
Beberapa hari usai survei dilakukan, langkah konkret pun diambil dengan mengerahkan mobil molen untuk pengecoran lubang jalan di sejumlah titik dalam wilayah Kuta Baro. Tindakan tersebut dilakukan untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Pengamat ilmu sosial dan ilmu politik, M. Nur, S.I.Kom., M.I.Kom, menilai langkah yang dilakukan Camat Kuta Baro menunjukkan pola kepemimpinan yang responsif dan berbasis kebutuhan masyarakat. "Beginilah seharusnya dilakukan pemimpin, preventif dan responsif terhadap persoalan yang memang harus diselesaikan saat itu, tidak menunda dan mencari alasan," katanya.
M Nur mengatakan sikap tersebut dapat menjadi contoh bagi pemimpin diatas, sebagai bentuk hadir langsung ditengah kebutuhan masyarakat. "Sikap yang ditunjukkan Pak Camat Kuta Baro itu, contoh hadir langsung ditengah kebutuhan masyarakat," tegasnya.
Jalan merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat, sebagai akses utama dalam menjalankan rutinitas, sehingga jika jalan terkendala maka dapat menghambat masyarakat dalam beraktifitas. Begitu juga air, irigasi dan lain sebagainya. "Untuk itu, jika masyarakat mengadu hal itu, mohon kiranya dapat segera dilakukan upaya yang solutif," tutup M Nur.
Tinggalkan Komentar
Kirim Komentar